Kontraktor rumah hijau menjadi solusi yang semakin populer bagi mereka yang ingin memiliki hunian modern namun tetap ramah lingkungan. Konsep rumah hijau atau green building telah mulai diterapkan di Indonesia sebagai upaya untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
Menurut pakar lingkungan dari Green Building Council Indonesia, Budi Susanto, “Kontraktor rumah hijau memiliki peran penting dalam membantu masyarakat untuk memiliki hunian yang ramah lingkungan. Mereka tidak hanya membangun rumah, tapi juga menyertakan teknologi dan material yang ramah lingkungan dalam proses pembangunan.”
Kontraktor rumah hijau juga fokus pada efisiensi energi dan penggunaan material daur ulang. Menurut survey yang dilakukan oleh World Green Building Council, rumah hijau dapat mengurangi konsumsi energi hingga 30% dan penggunaan air hingga 50%.
Salah satu pemilik rumah hijau di Jakarta, Ibu Retno, mengatakan, “Saya sangat puas dengan hasil kerja kontraktor rumah hijau. Selain rumah saya menjadi lebih sejuk dan nyaman, saya juga merasa turut berkontribusi dalam pelestarian lingkungan.”
Menurut data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, jumlah kontraktor rumah hijau di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Hal ini menunjukkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan melalui pembangunan hunian yang ramah lingkungan.
Dengan adanya kontraktor rumah hijau, diharapkan masyarakat semakin aware terhadap pentingnya menjaga lingkungan melalui pembangunan hunian yang ramah lingkungan. Sehingga, tidak hanya memiliki hunian modern namun juga turut serta dalam melestarikan lingkungan untuk generasi mendatang.
